Tag: #KEBANGSAAN
-
After 20 years, it is time to amend the Citizenship Law
31-Mareet-2026 By: Paschasius HOSTI Prasetyadji Law No. 12/2006 on citizenship has served as a landmark piece of legislation. It has worked well for the past two decades. This law is vital for children of mixed-heritage families. These children are born from marriages between Indonesian citizens and foreign nationals. According to the Great Dictionary of the Indonesian Language, mixed-heritage…
-
THE JAKARTA POST: After 20 years, it is time to amend the Citizenship Law
31-Maret-2026 By: Paschasius HOSTI Prasetyadji Law No. 12/2006 on citizenship has served as a landmark piece of legislation. It has worked well for the past two decades. This law is vital for children of mixed-heritage families. These children are born from marriages between Indonesian citizens and foreign nationals. According to the Great Dictionary of the Indonesian Language, mixed-heritage…
-
Menuju Masyarakat Yang Demokratis, Adil Dan Pluralis
Paschasius HOSTI Prasetyadji Catatan kecil masalah kebangsaan: Jangan ada lagi orang yang berkata kami masih terdiskriminasi – Wo men hai se pei feng phie. Delapan puluh tahun Indonesia merdeka, banyak masalah yang tumbuh berganti. Ada yang berat dan ada pula yang dapat ditangani tanpa banyak kesulitan. Namun, diantara banyak masalah yang berat tersebut, justru berkisar di seputar…
-
Memungut Nilai Moral Lokal yang Tertinggal
Memperhatikan keresahan sosial beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan yang selama ini dikerjakan di sisi lain rupanya masih menyimpan potensi-potensi disintegrasi bangsa. Gejolak sosial yang terjadi menunjukkan betapa masih rawannya hubungan antar-suku, antar-agama, antar-ras, dan antar-golongan. Dalam perspektif yang luas dan jauh, upaya menggalang persaudaraan dan persatuan bangsa secara terus menerus adalah penting. Sebab…
-
Peran Tokoh Agama dan Tokoh Etnis dalam Menjaga Persatuan Bangsa di Tengah Dinamika Sosial
Di negara sebesar dan seberagam Indonesia, kerukunan bukanlah kondisi yang hadir dengan sendirinya. Sebaliknya, stabilitas sosial dibangun melalui proses panjang yang melibatkan banyak pihak, termasuk tokoh agama, tokoh etnis, dan tokoh adat. Dengan demikian, mereka adalah figur “penyejuk” yang suaranya dipercaya masyarakat dan perannya kerap mendahului aparat formal negara. Jejak Panjang Tokoh Informal dalam Struktur…
-
Kemajemukan menjadi Dasar Pembentukan Negara Bangsa
“Bersinergi menuju Kearifan Bernegara”, kiranya tema tepat dalam menyikapi kondisi bangsa yang memprihatinkan ini. Dan berbicara mengenai kearifan bernegara, tentu tidak lepas dalam semangat persaudaraan dan persatuan. Yang terus menggelora sejak pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semangat Persaudaraan dan Solidaritas: Pondasi Awal Negara Bangsa Sejarah tersebut dimulai sejak tahun 1908 (Boedi Oetomo) maupun 1928…